Menu

Mode Gelap
 

Daerah · 12 Nov 2022 03:46 WIB ·

KOMPAK Indonesia Pertanyaan Permintaan Surat Klarifikasi LSM IIK pada BPD-NTT


					(Gabriel Goa, Ketua 
KOMPAK Indonesia / Foto: Ist) Perbesar

(Gabriel Goa, Ketua KOMPAK Indonesia / Foto: Ist)

EL-VOICE.COM, NTT-Koalisi Masyarakat Pemberantas Korupsi (KOMPAK) Indonesia pertanyakan soal Surat Klarifikasi LSM Indonesia Investigasi Korupsi (IIK) atas temuan dugaan rekayasa Laporan Keuangan  Bank Pembangunan Daerah (BPD) NTT tahun buku 2020 senilai 44,3 milyar rupiah yang diminta kepada direktur utama BPD-NTT Harry Alexander Riwu Kaho

“Seharusnya temuan mereka langsung dilaporkan ke Polda NTT, Kejati NTT atau ke KPK RI, bukan meminta klarifikasi direktur utama BPD-NTT Harry Alexander Riwu Kaho yang dikirimkan melalui email.” Ucap Gabriel Goa,  Ketua KOMPAK Indonesia, Jumat (11/11/22).

Baca Juga:  Begini Tanggapan Tenaga Pendidik Terhadap Merdeka Belajar Episode ke-19 Yang Diluncurkan Nadiem Makarim

Gabriel berharap, LSM IIK dapat segera melaporkan persoalan temuan tersebut ke KPK  dan  diungkapkan secara terang benderang.

“Kita meminta agar persoalan ini diungkapkan secara terang benderang. Oleh karena itu kepada LSM Indonesia Investigasi Korupsi kita minta untuk segera melaporkan temuan itu ke KPK RI.  bukan melakukan klarifikasi via email. Kan kalau begitu, patut dipertanyakan: ada apa?” katanya

Baca Juga:  Kunjungi Macab Belu, Ini Harapan Kabaring Veteran Kodam IX/Udayana

Ia menambahkan, apabila  LSM IIK tidak melakukan hal teersebut maka ia mengajak solidaritas Penggiat Anti Korupsi untuk mengejar LSM Indonesia Investigasi Korupsi melaporkan ke KPK RI.

Untuk diketahui, LSM IIK baru-baru ini menemukan  adanya dugaan rekayasa laporan keuangan Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (BPD-NTT) tahun buku 2020, senilai Rp.44.360.851.139.- (empet puluh empat miliar tiga ratus enam puluh juta delapan ratus lima puluh satu ribu serratus tiga puluh Sembilan rupiah).

Melalui surat nomor: 039/Konf-Klaf/IKK/DPP/X/2022, tertanggal 14 Oktober 2022 LSM IIK kemudian meminta klarifikasi oleh direktur utama BPD-NTT Harry Alexander Riwu Kaho dan surat nomor: 041/Prs-Rls/IKK/DPP/X/2022, yang dikirim melalui email corsec@bpdntt.co.id perihal pemberitahuan akan segera diterbitkan rilis pemberitaan terkait temuan tersebut,tetapi tidak ada tanggapan dari Harry Alexander Riwu Kaho sebagai Direktur Utama BPD-NTT. (EL)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Enam Anggota FORSA IMADAR Ikut Berkompetisi Pada Pilkades di Kabupaten Malaka

29 November 2022 - 14:57 WIB

IMADAR Kefamenanu Lantik 44 Anggota Baru

27 November 2022 - 15:08 WIB

Jokowi: Pilih Pemimpin Yang Memikirkan Rakyat

26 November 2022 - 14:16 WIB

Polres Belu Bagi Puluhan Paket Sembako untuk Masyarakat Sambil Sosialisasi Program Sahabat Polres Belu

26 November 2022 - 11:27 WIB

Luar Biasa! Kapolri Akhirnya Keluarkan Layanan Pengaduan Masyarakat Pada Seluruh Jajaran Polri

25 November 2022 - 11:57 WIB

Silahturahmi ke Markas Perguruan IKS Cabang Belu, Kapolres Ajak Kerja sama dalam Menjaga Kamtibmas

25 November 2022 - 05:28 WIB

Trending di Daerah