Menu

Mode Gelap
 

Daerah · 8 Nov 2022 11:46 WIB ·

Diduga Mengangkat Anak Kandung Sebagai Sekertaris Desa, Kepala Desa di Belu Tuai Kritik dari Masyarakat


					Gambar Ilustrasi Perbesar

Gambar Ilustrasi

EL-VOICE.COM, BELU- Salah seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya kepada media ini mengaku mewakili masyarakat Desa Sisi Fatuberal mengaku kecewa setelah mengetahui sekertaris desa (sekdes) Sisi Fatuberal, Kecamatan Lamaknen Selatan, Kabupaten Belu merupakan anak kandung dari kepala desa (kades).

“Kami kecewa atas pengangkatan Julius Ronaldo Koli Liku (anak kades) menjadi sekdes.“ Ungkapnya kepada media ini, Senin(7/11/22)

Menurutnya pengangkatan anak kandung menjadi sekertaris desa sudah pernah diadukan kepada lembaga terkait karena dinilai tidak fer pasalnya dapat memberi peluang pada praktik Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN)

“Kami pernah mengadukan hal itu kepada lembaga terkait, menurut kami pengangkatan anak kandung kepala Desa dua periode menjadi sekertaris desa tidak fer karena akan ada peluang besar untuk KKN.” Katanya

Baca Juga:  Pemuda TTS Galang Dana untuk Pembangunan Gedung SMPN Taekiu

Ia menambahkan bahwa tidak baik kalau menempatkan keluarga sedarah untuk suatu posisi atau jabatan dalam suatu kepemimpinan, karena hal tersebut seolah mendirikan kerajaan dalam pemerintahan.

“Jika ingin menghasilkan pemerintahan desa yang baik, berani transparan termasuk pada saat rekrutmen perangkat desa. Ya, harus berdasarkan perintah peraturan perundang-undangan agar tidak salah. Ini tidak baik dan benar kalau posisi sekdes ditempati oleh anak kades” tegasnya.

Baca Juga:  KASAD Jendral TNI Dr. Dudung Abdurachman Kunjungi dan Resmikan Mesjid AL-Adiyat, Kompi Kavaleri Belu

Ia menambahkan, untuk menghindari prasangka yang lebih buruk terhadap kepala desa dari masyarakat sebaiknya kepala desa menggantikan seseorang yang bukan dari pihak keluarga untuk menjabat sebagai sekertaris desa.

“Sebaiknya kepala desa menggantikan seseorang yang bukan dari pihak keluarga untuk menjabat sebagai sekertaris desa. Kan banyak anak muda yang kompeten di desa ini, “ harapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa mengangkat anak kandung kades menjadi sekdes merupakan kebijakan yang menyimpang.

“Kami tidak melarang anaknya menjabat sebagai sekdes kalau yang yang jadi pemimpin itu orang lain. Kalau yang pimpin itu bapaknya, bukankah itu tidak bertentangan dengan UU No 6 tahun 2014 tentang Desa, Larangan bagi Kades Pasal 29.Poin f melakukan kolusi,korupsi dan nepotisme, menerima uang, barang, dan atau jasa dari pihak lain yang dapat mempengaruhi keputusan atau tindakan yang akan dilakukannya, “ terangnya

Baca Juga:  Pelaku Percobaan pembunuhan wartawan di kupang Berhasil Ditangkap Polisi di samarinda.

Melalui media ini, ia meminta kepada Aparat Penegak Hukum (APH) dan Lembaga KPK Tipikor untuk melakukan audit terhadap kinerja Kepala Desa sisi fatuberal karena diduga menyalah gunakan jabatannya,anak kandung sendiri pun diangkat sebagai sekretaris Desa. (Haman)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 199 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Enam Anggota FORSA IMADAR Ikut Berkompetisi Pada Pilkades di Kabupaten Malaka

29 November 2022 - 14:57 WIB

IMADAR Kefamenanu Lantik 44 Anggota Baru

27 November 2022 - 15:08 WIB

Jokowi: Pilih Pemimpin Yang Memikirkan Rakyat

26 November 2022 - 14:16 WIB

Polres Belu Bagi Puluhan Paket Sembako untuk Masyarakat Sambil Sosialisasi Program Sahabat Polres Belu

26 November 2022 - 11:27 WIB

Luar Biasa! Kapolri Akhirnya Keluarkan Layanan Pengaduan Masyarakat Pada Seluruh Jajaran Polri

25 November 2022 - 11:57 WIB

Silahturahmi ke Markas Perguruan IKS Cabang Belu, Kapolres Ajak Kerja sama dalam Menjaga Kamtibmas

25 November 2022 - 05:28 WIB

Trending di Daerah