Menu

Mode Gelap
 

Daerah · 28 Okt 2022 15:03 WIB ·

Argidius Krispinus Tefa, S. IP Siap Bertarung di Pilkades di Malaka


					(Argiidius Tefa Bersama Para Tokoh Adat/Foto: Novry) Perbesar

(Argiidius Tefa Bersama Para Tokoh Adat/Foto: Novry)

(Argiidius Tefa Bersama Para Tokoh Adat/Foto: Novry)

EL-VOICE.COM-MALAKA- Argidius Krispinus Tefa, S. IP akhirnya melalui perjuangan dan komitmennya, berhasil menemui Panitia Pelaksana/Penyelenggara Pemilihan Kepala Desa (Panlak Pilkades) di sekretariat pendaftaran untuk mendaftarkan diri sebagai salah Bakal Calon Kepala Desa (Balon Cakades) yang akan ikut berpartisipasi dalam perhelatan pemilihan kepala Desa khususnya di Dapil 3, yakni di Desa As Manulea, Kecamatan Sasitamean, Kabupaten Malaka, Kamis (27/10/22).

Pantauan media di lokasi pada, Kamis  kedatangan Argidius Tefa itu ditemani oleh para tua adat dan keluarga besar dari beberapa di Desa As Manulea. Bersama para pendukung dan pengusungnya mereka menyerahkan 1 (satu)  jepitan berkas dokumen persyaratan kepada pihak penyelenggara sebagai acuan dan dasar hukum dalam kontestasi politik Pilkades tahun ini.

Diketahui, Argidius K. Tefa, S. IP adalah putra daerah Desa As Manulea, Kecamatan Sasitamean, Kabupaten Malaka, lahir di Kakase, pada tanggal 13 Maret 1996.

Sebelum melangkah ke sekretariat pendaftaran untuk mendaftarkan diri sebagai salah satu kontestan yang akan ikut berkontestasi dalam perhelatan Pilkades Di Desa As Manulea, Dius Tefa digotong oleh tua-tua adat dari satu rumah suku menuju rumah suku lainnya dan berlabuh di sentral peradaban dan budaya (culture) yang terletak di Desa Umutnana, desa tetangga As Manulea.

Baca Juga:  Peran Pendidik dalam Membangun Peradaban Bangsa

Tujuan dari giat sederhana itu, adalah untuk memohon izin serta restu dari para pendahulu (leluhur) agar bisa memperoleh kesempatan untuk ikut berpartisipasi songsong pesta demokrasi masyarakat Malaka secara universal, khususnya bagi masyarakat Desa As Manulea pada tanggal 09 Desember mendatang.

Usai lakukan ritual sederhana di setiap rumah suku, Argidius Tefa langsung diarak menuju sekretariat pendaftaran yakni di kantor Desa As Manulea untuk melakukan registrasi kandidat/bakal calon kepala desa As Manulea.

Usai pendaftaran, kepada media ini Ia menuturkan bahwa, dirinya merasa tergugah atas semangat juang para tua-tua adat yang tidak kenal panas maupun hujan, setiap hari selalu berikan dukungan baik langsung maupun tidak langsung. Bahkan terus mendampingi saya selama ini

“Saya sangat terharu bahkan ingin meneteskan air mata ketika melihat kaum hawa (mama, tante dan saudari) berjalan bersama-sama saat prosesi ritual sederhana yang dilakukan di setiap rumah suku pada hari ini,” katanya.

Baca Juga:  Kompak Indonesia Desak Kapolri dan KPK Berantas Mafia Migas di NTT

Argidius Tefa juga mengatakan bahwa, ia yakin akan dukungan yang sudah diberikan oleh keluarga besar selama ini dan itu akan terus dijaga sampai berujung pada pemilihan kepala desa, bulan desember mendatang.

“Saya akan perjuangkan kepercayaan yang diberikan oleh bapak/ibu, saudara/i, kakak/adik, singkatnya keluarga besar yang mencintai saya tanpa batas, tanpa memperhatikan ruang dan tempat. Cukup sudah masyarakat dikekang selama ini. Air mata, jeritan hati dan rasa pilu yang menghantui selama ini semoga cepat usai,” bebernya.

Dengan syair pilu, Argidius menuturkan bahwa; serasa ingin menangis ketika dirinya menoleh ke belakang ternyata bukan saja kaum adam yang beruban yang terlihat di sana, namun ada juga kaum hawa yang sudah beruban, dengan roman wajah yang basah akibat cucuran keringat, berjalan menyusuri jalan-jalanku.

“Setiap derap langkah yang saya pijaki, selalu saja mereka raih, bahkan dibawa terik matahari, mereka dengan semangat dan rasa kecintaan yang tinggi rela berjaruman di bawah sang surya,” ungkap Argidius dengan mata berkaca-kaca.

Baca Juga:  Jokowi: Pilih Pemimpin Yang Memikirkan Rakyat

Diakhir kata, Alumni UNIKA Kupang itu berharap, semoga cucuran keringat mereka akan digantikan dengan sehelai sapu tangan yang penuh makna

“Biarkanlah keringat mereka mengalir, bekas keriput dikening terpampang. Waktunya akan tiba untuk menyulam semuanya itu menjadi tangisan bahagia,” tutupnya seraya menyapu dada.

Ketua Panitia, Marsel Seran dari ruangan kerjanya, ketika disapa media ini mengatakan bahwa, hari ini adalah permulaan dari pendaftaran. Jadi saya berharap bisa berdampak positif kedepannya.

Ketika ditanya mengenai persyaratan bagi para pendaftar Ketua Panitia mengatakan bahwa, persyaratan yang dibutuhkan sudah diedarkan sebelumnya sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 45 Tahun 2022 semua persyaratan sudah tercantum di sana, tinggal saja bakal calon menyediakan sesuai dengan apa yang dibutuhkan.

“Waktu melakukan pendaftaran, setiap kandidat harus membawa sertakan berkas yang diminta seperti yang dicantumkan dalam perbup,” jelasnya berkas yang disediakan adalah sebanyak 3 map. Pendaftaran ini dibuka sejak 25 Oktober sampai dengan 2 November jika tidak ada kendala,” tutupnya (EL)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 124 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Enam Anggota FORSA IMADAR Ikut Berkompetisi Pada Pilkades di Kabupaten Malaka

29 November 2022 - 14:57 WIB

IMADAR Kefamenanu Lantik 44 Anggota Baru

27 November 2022 - 15:08 WIB

Jokowi: Pilih Pemimpin Yang Memikirkan Rakyat

26 November 2022 - 14:16 WIB

Polres Belu Bagi Puluhan Paket Sembako untuk Masyarakat Sambil Sosialisasi Program Sahabat Polres Belu

26 November 2022 - 11:27 WIB

Luar Biasa! Kapolri Akhirnya Keluarkan Layanan Pengaduan Masyarakat Pada Seluruh Jajaran Polri

25 November 2022 - 11:57 WIB

Silahturahmi ke Markas Perguruan IKS Cabang Belu, Kapolres Ajak Kerja sama dalam Menjaga Kamtibmas

25 November 2022 - 05:28 WIB

Trending di Daerah