Menu

Mode Gelap
 

Daerah · 2 Sep 2022 03:43 WIB ·

SMA Negeri Oenopu Resmi Terapkan Kurikulum Merdeka di Tahun Ajaran 2022/2023


					SMA Negeri Oenopu Resmi  Terapkan Kurikulum Merdeka di Tahun Ajaran  2022/2023 Perbesar

EL-VOICE.COM, TTU- Baru-baru ini, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) mengeluarkan kebijakan tentang pengembangan Kurikulum Merdeka kepada satuan pendidikan. Kurikulum Merdeka ini, kemudian menarik perhatian dan menyedot dukungan dari berbagai pihak, salah satunya adalah Sekolah Menengah Atas (SMA)Negeri Oenopu.

Sekolah yang berada di perbatasan Kabupaten Belu dan Kabupaten Malaka persisnya di Kecamatan Biboki Tanpah, Kabupaten TTU itu akhirnya menerapkan kurikulum Merdeka pada Tahun Ajaran 2022/2023

Menurut Bernardus Leki, S.Si, Kepala Sekolah SMA Negeri Oenopu, “penerapan Kurikulum Merdeka di sekolah ini berdasarkan hasil pertimbangan dan kesepakatan bersama dewan guru dan komite sekolah yang dibuat atas asas kesadaran akan manfaat dari Kurikulum Merdeka. Dari hasil pertimbangan dan kesepakatan itu kemudian diajukan dan akhirnya mendapat persetujuan oleh Kepala Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi dengan Nomor 044/H/KR/2022, Tentang Satuan Pendidikan Pelaksana Implementasi Kurikulum Merdeka Tahun Ajaran 2022/2023,” jelas Bernardus.

Baca Juga:  Demi Advokasi Persoalan Rakyat, PAC Pospera Mollo Utara Resmi Dideklarasikan

Bernardus percaya bahwa dengan penerapan Merdeka Belajar SMA Negeri Oenopu yang dipimpinnya dapat menciptakan lulusan yang lebih baik dan unggul dalam ilmu pengetahuan dan karakter.

“Saya yakin, bahwa dengan penerapan Kurikulum Merdeka di sekolah ini kita dapat menciptakan lulusan yang lebih baik dan unggul dalam ilmu pengetahuan dan karakter,” ungkap Bernardus.

Diketahui, Kurikulum Merdeka Belajar merupakan kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam yang mana dalam proses pembelajaran guru memiliki keleluasaan untuk memilih berbagai perangkat ajar yang selalu disesuaikan dengan kebutuhan belajar dan minat peserta didik.

Baca Juga:  Bertemu KAPOLDA ini Harapan BEM Nusantara Wilayah NTT.

Adapun beberapa karakteristik dari Kurikulum Merdeka Belajar yakni, pembelajaran berbasis proyek dengan tujuan utamanya adalah untuk mengembangkan soft skill dan karakter sesuai profil pelajar Pancasila.

Fokus dari kurikulum ini lebih kepada materi esensial yang mana memungkinkan adanya peluang lebih besar untuk pembelajaran yang mendalam bagi kompetensi dasar antara lain: literasi dan numerasi.

Keunggulan dari Kurikulum Merdeka Belajar yakni, materinya lebih sederhana namun mendalam dan terfokus pada materi yang esensial. Dengan ini peserta didik dapat belajar lebih dalam dan lebih rileks.

Tingkat relevansi dan interaktif dalam pembelajaran juga menjadi ciri khasnya tersendiri yakni melalui kegiatan proyek yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk lebih aktif dan mengeksplorasi isu-isu aktual.

Baca Juga:  Pemdes Botof Gandeng Masyarakat Bangun Lopo Literasi, Untuk Apa Ya?

Selain itu keleluasaan untuk mengajar sesuai tahap capaian dan perkembangan peserta didik juga dimiliki oleh guru. Jadi sekolah juga memiliki wewenang untuk mengembangkan kurikulum sesuai dengan satuan pendidikan dan peserta didik.

Di dalam kurikulum ini terdapat proyek untuk menguatkan pencapaian profil pelajar Pancasila. Projek ini tidak bertujuan untuk mencapai target capaian pembelajaran tertentu yang terikat pada konten mata pelajaran. Jadi kurikulum ini dikembangkan dengan lebih fleksibel dan berfokus pada materi esensial serta pengembangan karakter dan kompetensi peserta didik. (EL)

 

 

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Begini Tanggapan PADMA Indonesia Atas Mangkirnya Tersangka PLT BPBP dari Panggilan Kejaksaa Flores Timur

30 September 2022 - 06:15 WIB

Gelar Demonstrasi di PLN So’e, Pospera Desak Pemerataan Listrik di TTS

26 September 2022 - 06:56 WIB

Gelar Demonstrasi di PLN So’e, Pospera Desak Pemerataan Listrik di TTS

26 September 2022 - 05:01 WIB

Komisi II DPRD Kabupaten Lembata Pantau Proyek Pembangunan Infrastruktur di Kota Lewoleba

21 September 2022 - 01:57 WIB

Untuk Meriahkan BKSN, Paroki Roh Kudus Halilulik Selenggarakan Aneka Perlombaan

20 September 2022 - 11:38 WIB

Persab Belu Tumbang dari Persami Maumere

19 September 2022 - 03:23 WIB

Trending di Daerah