Menu

Mode Gelap
 

Daerah · 13 Jul 2022 03:33 WIB ·

Gugat Bupati Kupang, Tergugat Hadirkan Kadis PMD Sebagai Saksi


					Gugat Bupati Kupang, Tergugat Hadirkan Kadis PMD Sebagai Saksi Perbesar

EL-Voice. Com, Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Kupang gelar sidang lanjutan gugatan Dedyanto Tahik melawan Bupati Kupang, Korinus Masneno dengan agenda pemeriksaan saksi yang dihadirkan pihak tergugat.

 

Objek gugatan Dedyanto Tahik terhadap Bupati Kupang yakni Surat Keputusan Bupati Kupang Nomor 429/KEP/HK/2021 tanggal 16 Desember 2021 tentang pengesahan dan pengangkatan Kepala Desa Toobaun periode 2021-2027 An. Andrerias Efraim Subnafeu, BE.

 

Sidang sengketa hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Toobaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang tersebut berlangsung pada Selasa (12/7) di ruang sidang Cakra PTUN Kupang.

 

Sidang tersebut dipimpin oleh Majelis Hakim yang terdiri dari Hakim Ketua, Dessy Cristi, S.H., Hakim anggota, Febriansyah Rozarius, S.H., dan Harsya Mahdi, S.H.

 

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kupang, Drs. Charles Panie, yang juga sebagai Sekretaris Panitia Pemilihan Kepala Desa Tingkat Kabupaten tahun 2021, dalam keterangannya, ia mengatakan pihaknya dihadirkan sebagai saksi atas masalah Pilkades Toobaun tahun 2021.

 

Charels Panie, mengatakan, pertemuan pada tanggal (8/12/2021) dengan agenda penyelesaian sengketa Pilkades, Panitia Pilkades Toobaun mengajukan keberatan atas 10 orang pemilih siluman yang terdapat dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

 

Lanjutnya, pada tanggal (13/12/2021) ia memanggil pihak yang mengajukan keberatan untuk dimintai bukti atas 10 orang yang dinyatakan sebagai pemilih siluman itu. Namun, kata dia, Panitia Pilkades Toobaun belum bisa memberikan bukti, sehingga dirinya menugaskan Panitia Pilkades untuk menunjukan bukti berupa KTP agar diuji kebenarannya.

Baca Juga:  SMKN ILEAPE GELAR LKTD OSIS

 

Pada tanggal (14/12/2021), Kadis PMD Kabupten Kupang itu mengatakan, Panitia Pilkades Toobaun, menunjukan bukti berupa KTP untuk di periksa dan diuiji kebenarannya. Pemeriksaan itu berlangsung di aula Dinas PMD Kabupaten Kupang, hadir juga dalam kesempatan itu BPD Toobaun, Panitia Pilkades, Waka Polres Kabupaten Kupang, Kasad Pol PP Kabupaten Kupang, dan juga Dedyanto Tahik, salah satu Calon Kepala Desa Toobaun.

 

Kata Charles, yang memeriksa bukti itu adalah Kasihintel Kejaksaan Kabupaten Kuapang yang juga merupakan salah satu unsur Panitia Pilkades Tingkat Kabupaten.

 

Sementara itu, yang dipersoalkan BPD Toobaun pada sengketa Pilkades adalah 10 orang pemilih siluman itu, dan dalam pertemuan pada tanggal (14/12/2021) itu juga cuman 10 orang itu yang dipersoalkan, ujarnya.

 

“Identitas kesepuluh orang pemilih siluman itu disesuaikan dengan DPT Desa Toobaun dan dinyatakan bahwa nama kesepuluh pemilih itu sah sesuai DPT,” jelas Charles.

 

Charles juga mengatakan, hasil pertemuan yang membahas pengajuan keberatan Pilkades Toobaun, pemeriksaan bukti KTP, dan pengesahan terhadap 10 orang pemilih siluman itu dituang dalam Berita Acara (BA) dan dibacakan dihadapan hadirin semuanya.

Baca Juga:  Didukung MPC, SMAN Oenopu Gelar Workshop Literasi Menulis Untuk Guru dan Peserta Didik

 

Namun dalam persidangan, BA tersebut belum dijadikan sebagai alat bukti. Melihat hal itu Majelis Hakim pun menugaskan pihak tergugat untuk mendapatkan BA itu agar dipersidangan berikut bisa di ajukan sebagai alat bukti tambahan.

 

Selain itu, Kadis PMD Kabupaten Kupang itu mengaku bahwa sampai dengan saat ini Bupati Kupang belum memberikan tanggapan secara tertulis atas pengajuan keberatan hasil Pilkades Toobaun.

 

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa, pada tanggal (14/12/2021) hasil Pilkades Toobaun itu direkomendasikan oleh Camat Amarasi Barat, Kornelis Nenoharan, dan pihaknya mengusulkannya ke Bupati Kupang.

 

“Hasil Pilkades Toobaun yang direkomendasikan Camat itu, kami usulkan ke Bupati, bukan saja Desa Toobaun tapi ke 56 Desa lainnya juga kami usulkan dan pada tanggal (17/12/2021) ke 57 Kepala Desa itu dilantik ,” terang Charles.

 

Charles membeberkan isi BA yang direkomemdasikan Camat antara lain demi kepentingan masyarakat Desa Toobaun dan pelaksanan Pemilihan Kepala Desa. Pada saat itu juga tanggal (14/12/2021) saya usulkan ke Bupati Kupang, ucapnya.

 

Pada kesempatan itu juga, Majelis Hakim bebankan pihak tergugat untuk mencari 10 nama pemilih siluman itu dan bukti surat rekomendasi dari camat tertanggal (14/21/2021).

Baca Juga:  Gelar Perkara Gugatan Terhadap Bupati Kupang, Tergugat Hadirkan Dua Orang Saksi

 

Sementara itu, Kuasa Hukum Penggugat, Yulius Teuf, S.H., menyebutkan bahwa ada satu fakta persidangan yakni saksi Charles Panie mengatakan Ketua BPD Toobaun, Filmon Buraen, hadir pada saat pertemuan tertanggal (14/12/2021). Faktanya, kata Yulius, Filmon Buraen tidak hadir dalam pertemuan tersebut, hal ini disampaikan Filmon dalam keterangannya sebagai saksi dalam persidangan kali lalu.

 

Selain itu, Kuasa hukum penggugat juga mengatakan bahwa, Peraturan perundang undangan yang dilanggar Panitia Pilkades Toobaun 2021 yakni:

 

Pasal 12 huruf c PERDA Kabupaten Kupang No 4 tahun 2016 tentang Pilkades sebagaimana dirubah dengan PERDA Kabupaten Kupang No 2 tahun 2019 tentang perubahan atas PERDA Kabupaten Kupang No 4 tahun 2016 tentang Pilkades Tertulis “Panitia Pemilihan mempunyai tugas melakukan pendaftaran dan penetapan pemilih.” Tetapi Panitia Pilkades Toobaun 2021 tidak melakukan “Pendaftaran dan penetapan pemilih.”

 

Sedangkan, Kata Yulius, Ketua Panitia Pemilihan Kepala Desa Toobaun, Melek Nenoharan, ketika memberikan keterangan saksinya pada persidangan sebelumnya, pihaknya mengaku bahwa, secara tertulis dalam surat panitia pilkades Toobaun 2021 No.17/PANPILKADES.DTB/2021 tanggal 02 Desember 2021 panitia tidak melakukan Pendaftaran dan penetapan pemilih.

Untuk Diketahui, sidang berikutnya akan digelar pada tanggal (19/7) Pukul 09:00 WITA.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 52 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Begini Tanggapan PADMA Indonesia Atas Mangkirnya Tersangka PLT BPBP dari Panggilan Kejaksaa Flores Timur

30 September 2022 - 06:15 WIB

Gelar Demonstrasi di PLN So’e, Pospera Desak Pemerataan Listrik di TTS

26 September 2022 - 06:56 WIB

Gelar Demonstrasi di PLN So’e, Pospera Desak Pemerataan Listrik di TTS

26 September 2022 - 05:01 WIB

Komisi II DPRD Kabupaten Lembata Pantau Proyek Pembangunan Infrastruktur di Kota Lewoleba

21 September 2022 - 01:57 WIB

Untuk Meriahkan BKSN, Paroki Roh Kudus Halilulik Selenggarakan Aneka Perlombaan

20 September 2022 - 11:38 WIB

Persab Belu Tumbang dari Persami Maumere

19 September 2022 - 03:23 WIB

Trending di Daerah