Menu

Mode Gelap
 

Daerah · 6 Jun 2022 15:01 WIB ·

Kasus Korupsi Kantor Camat Buyasuri Dinyatakan Inkracht, 3 Orang Masuk Bui


					Keterangan foto: Ketiga terdakwa (mengenakan rompi orange) saat ditahan oleh aparat penegak hukum di Lembata/ist Perbesar

Keterangan foto: Ketiga terdakwa (mengenakan rompi orange) saat ditahan oleh aparat penegak hukum di Lembata/ist

EL-VOICE.COM, LEMBATA- Sidang Perkara Korupsi Pembangunan Kantor Camat, Kecamatan Buyasuri, Kabupaten Lembata telah sampai pada tahap akhir dengan agenda pembacaan putusan oleh Hakim Pengadilan Negeri Tipikor pada Pengadilan Negeri Kupang, Senin, 6 Juni 2022.

Ketiga terdakwa, yakni Mahmud Rempe, SH selaku Pengguna Anggaran, Cornelis Ndapamerang, ST selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Yohanes Nade Tupen selaku kuasa direktur CV. Tekno Krajaba masing-masing dituntut 2 (dua) tahun penjara.

Selain itu, mereka dituntut membayar denda masing-masing 100 juta subsider 6 bulan kurungan, sedangkan uang pengganti sebesar Rp. 139.161.850,04 (seratus tiga puluh sembilan juta seratus enam puluh satu ribu delapan ratus limapuluh koma nol empat) dibebankan kepada terdakwa Yohanes Nade Tupen, dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar diganti dengan pidana penjara selama 1 tahun 6 bulan.

Baca Juga:  Bupati Belu: Pers Harus Punya Etika dan Moral yang Baik.

Hal itu disampaikan dalam persidangan oleh Jaksa Penuntut Umum Isfardi, SH., MH dari Kejaksaan Negeri Lembata pada sidang tanggal 21 April 2022.

Sidang dipimpin Hakim Ketua Anak Agung Oka Mahardika, SH, para terdakwa didampingi kuasa hukum Rizal Simon Thene, SH.,M.Hum, Ahmad Azis Ismail, SH dari Firma Hukum ABP dan Berto, SH.

Para terdakwa dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam dakwaan subsider Pasal 3 Jo. Pasal 18 Undang-undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Baca Juga:  BookBites: Four Titles to Keep You Engrossed During the Holidays

Kasus itu telah merugikan keuangan negara sebesar Rp.139.161.850,04 (seratus tiga puluh sembilan juta seratus enam puluh satu ribu delapan ratus lima puluh koma nol empat).

Sidang pada Senin, Juni 2022 dengan agenda pembacaan putusan oleh majelis hakim kepada ketiga terdakwa dengan didampingi kuasa hukum masing-masing.

Majelis hakim berpendapat bahwa ketiga terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam dakwaan subsider pasal 3 jo. pasal 18 Undang-undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan telah merugikan keuangan negara sebesar Rp.139.161.850,04 (seratus tiga puluh sembilan juta seratus enam puluh satu ribu delapan ratus limapuluh koma nol empat).

Baca Juga:  Bergerak Cepat, Tim Buser Bekuk Pelaku Pencabulan Anak di Belu

Selanjutnya, majelis hakim menghukum ketiga terdakwa masing-masing dengan pidana penjara (bui) selama 1 tahun dan 8 bulan, denda 100 juta subsider 4 bulan kurungan, sedangkan khusus uang pengganti  senilai 139.161.850,04 (seratus tiga puluh sembilan juta seratus enam puluh satu ribu delapan ratus limapuluh koma nol empat) dibebankan kepada terdakwa Yohanes Nade Tupen dan jika tidak dibayar maka diganti dengan pidana penjara selama 1 tahun.

Terhadap putusan tersebut, ketiga terdakwa menyatakan menerima dan JPU juga menyatakan menerima, sehingga perkara tersebut telah berkekuatan hukum tetap/inkracht.(Emanuel Boli)

 

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 290 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Hasil Botof FC VS Fatoin FC: Serdadu Botof Menang 3-1

5 Agustus 2022 - 02:22 WIB

Begini Pesan Pemda  NTT Kepada Para Veteran dalam Musda  ke-III LVRI Provinsi NTT  

4 Agustus 2022 - 17:11 WIB

Wujudkan Generasi Cerdas, Unggul,dan Kreatif SKO-NTT Gelar IHT. 

29 Juli 2022 - 00:27 WIB

Andalkan Tuhan, SMAT HTM Halilulik Buka Tahun Ajaran Baru 2022/2023 dengan Missa Kudus

26 Juli 2022 - 23:49 WIB

Jelang Pilkades Serentak di TTS, Pospera: Harus Jujur, Adil, dan Bermartabat

24 Juli 2022 - 12:40 WIB

Gugat Bupati Kupang, Tergugat Hadirkan Kadis PMD Sebagai Saksi

13 Juli 2022 - 03:33 WIB

Trending di Daerah