Menu

Mode Gelap
 

Daerah · 28 Apr 2022 09:32 WIB ·

Lama Jadi TKI dan tak Kunjung Pulang, JN Dikirimi Video Porno Sang Istri


					Lama Jadi TKI dan tak Kunjung Pulang, JN Dikirimi Video Porno Sang Istri Perbesar

EL-VOICE.COM, PONOROGO- Saking kelamaan menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri dan tak kunjung pulang, JN warga Kelurahan Tonatan, Kecamatan Ponorogo, Kabupaten Ponorogo, akhirnya mendapat kiriman video porno yang diperankan oleh istri dan selingkuhannya.

Adapun video porno yang diterima JN berjumlah lima (5) video. Video porno tersebut didapat oleh JN dari AM yang merupakan selingkuhan sang istrinya

Dengan video tersebut, JN mengaku sangat kaget dan kecewa karena istrinya yang berinisial WS ternyata berselingkuh saat dirinya sibuk mencari nafkah di luar negeri.

Baca Juga:  Nikmati Rasa Kopibou, DPRD Belu Apresiasi Kreativitas UMKM Pemuda Raimanuk-Bali

Menurut JN apa yang dilakukan AM telah melanggar UU ITE dan pornografi. Ia pun kemudian, melaporkan persoalan tersebut ke Polres Ponorogo.

AKBP Catur Cahyono Wibowo, Kapolres Ponorogo seperti yang dikutip dari Media Detik.com pada Rabu 27 April 2022, mengatakan AM kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Penetapan tersangka AM ini menurut Cahyono atas laporan JN yang tak terima diselingkuhi hingga dikirimi video porno.

Cahyono menambahkan, AM merupakan warga Desa Kunti, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo. Kejadian ini berawal saat AM menjalin hubungan dengan WS.

Baca Juga:  Ketua Pospera TTS Dipolisikan Pol PP, Pakar Hukum: Sebaiknya Diselesaikan secara Kekeluargaan

“Hubungan keduanya pada bulan Agustus hingga November 2021,” tutur Cahyono kepada wartawan, Selasa (26/4/2022).

Hubungan tersebut terus berlanjut hingga keduanya melakukan perzinaan di rumah JN di Kelurahan Tonatan, Kecamatan Ponorogo. Bahkan persetubuhan tersebut direkam tersangka AM dan dikirim ke JN.

“Tersangka mengirim melalui aplikasi pesan WhatsApp dengan HP-nya sendiri kepada suami saksi,” terang Cahyono.

Total ada 5 video yang dikirimkan tersangka kepada pelapor. Dari video kiriman tersebut, akhirnya JN melaporkan kasus ini ke Polres Ponorogo terkait UU ITE dan pornografi.

“Dari kasus ini pun AM ditetapkan tersangka, sementara WS masih saksi sambil menunggu proses penyelidikan,” imbuhnya.

Baca Juga:  KOMPAK Indonesia: Kejati NTT Tidak Punya Nyali

Barang bukti yang diamankan ada 2 unit HP, sprei, kaos, jilbab dan kaos dalam. Tersangka pun dijerat dengan pasal 29 jo pasal 4 ayat (1) uuri no. 44 tahun 2008 tentang pornografi dan atau pasal 45 ayat (1) jo pasal 27 ayat (1) UU RI no 19 tahun 2016 tentang perubahan atau UU nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik.

“Ancaman hukuman 12 tahun penjara,” kata Cahyono. (EL)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 1.423 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Begini Tanggapan PADMA Indonesia Atas Mangkirnya Tersangka PLT BPBP dari Panggilan Kejaksaa Flores Timur

30 September 2022 - 06:15 WIB

Gelar Demonstrasi di PLN So’e, Pospera Desak Pemerataan Listrik di TTS

26 September 2022 - 06:56 WIB

Gelar Demonstrasi di PLN So’e, Pospera Desak Pemerataan Listrik di TTS

26 September 2022 - 05:01 WIB

Komisi II DPRD Kabupaten Lembata Pantau Proyek Pembangunan Infrastruktur di Kota Lewoleba

21 September 2022 - 01:57 WIB

Untuk Meriahkan BKSN, Paroki Roh Kudus Halilulik Selenggarakan Aneka Perlombaan

20 September 2022 - 11:38 WIB

Persab Belu Tumbang dari Persami Maumere

19 September 2022 - 03:23 WIB

Trending di Daerah